Filled Under: , , , ,

Cara Flashing Motorola E2

Berikut ini merupakan cara untuk melakukan flashing ponsel Motorola E2

Alat-alat yang dibutuhkan:

1. Kabel Data.
2. File Flash.
3. Sotfware RSD Lite (gunakan versi yg terbaru).

Langkah-langkah yang dilakukan:

1. Pastikan baterai dalam kondisi penuh.

2. Pastikan driver sudah terinstal dengan lengkap.

3. Matikan ponsel dan masuk ke mode boot loader, caranya tekan dan tahan tombol Voice ( di samping kanan, diatas keylock ) dan tombol power on secara bersamaan. kemudian masuk ke Bootloader AP (Bootloader pertama). Setelah beberapa saat tekan tombol Voice lagi untuk masuk ke boot loader BP (bootloader kedua) kemudian tampilan akan berubah, jika belum ulangi lagi seperti diatas.

catatan:
a. AP atau bootloader pertama digunakan untuk flashing file berextensi *.SBF dan *.HS
b. BP atau bootloader kedua digunakan untu flashing file berextensi *.SHX

4. Sebelum melakukan flahing sebaiknya cek folder dimana kita menyimpan file flash ato firmware rokr e2. perhatikan, biasanya akan ada 2 file yaitu file yg berextensi *.SHX dan satunya lagi berextensi *.SBF Perlu diingat bahwa kita perlu/harus melakukan flashing file dgn extensi *.SHX terlebih dahulu, setelah itu baru melakukan flashing file *.SBF Namun jika hanya satu file (misal hanya file *.Sbf) maka cukup flash dengan mode AP saja.

5. Buka program RSlite, pastikan ponsel dalam mode Bootloader yang kedua. hubungankan ponsel dengan komputer menggunakan kabel data, jika koputer Anda meminta driver, lakukan penginstalan driver secara lengkap sehingga program RSDLite dapat mengenali ponsel tersebut.

6. Setelah ponsel terbaca di RSDLite, saatnya melakukan flashing. Browse dimana anda menyimpan firmware rokr e2 yg berextensi *.SHX dan klik START. Proses flashing akan di mulai, tunggu hingga selesai kemudian program akan meminta anda untuk "please manually turn on the phone"

Maka cabut ponsel dari komputer dan matikan. Lepaskan baterai lalu pasang kembali dan nyalakan. Setelah itu, hubungkan lagi dengan kabel data, status di RSD Lite akan berubah menjadi "PASS. Finished."

7. Ikuti langkah nomor 5 dan 6, kali ini dengan bootloader pertama AP dan file .sbf.

Berikut ini hasil yang akan Anda dapatkan setelah melakukan flashing:
1. Suara yang lebih kencang.
2. Interface yang lebih cepat.
3. Kompatibel dengan file .mpkg (Linux)
4. Dalam beberapa firmware, memungkinkan Anda untuk meng-ekstrak file
archive zip dan rar, membaca script Linux, membuka file text dengan
browser Opera, dan masih banyak lagi.

Selamat mencoba

0 comments:

Posting Komentar