Filled Under: , ,

Batery Drop saat Menelpon

Banyak sekali keluhan yang disampaikan oleh para pemakai ponsel kepada teknisi, batery saya cepat habis ataupun ponsel saya hidupkan tapi batery low, padahal baterynya baru dan bagus. Dari berbagai macam permasalahan tersebut disini akan saya ulas, sehingga kita punya gambaran solusi pemecahan dari masalah tersebut khususnya bagi para teknisi pemula.

Kerusakan ini diakibatkan dari konsumsi daya yang dibutuhkan pada waktu melakukan panggilan atau transmit tidak mencukupi. Beberapa komponen yang menyebabkan nyedot batery adalah komponen yang langsung mendapat power dari batery (VBat), dan komponen tersebut diantaranya IC PA (Power Amplifier)

Pada IC PA sering sekali terjadi korsleting (short), baik yang full short atau yang semi short. Hal ini bisa disebabkan karena ponsel jatuh, benturan ataupun karena kena air. Jika full short menyebabkan ponsel tersebut matot (mati total) dan jika terjadi semi short akan berakibat nguras batery atau nyedot batery.

Langkah penyenyelesaian:

1. Cek batery lebih dulu, kemungkinan batery kosong atau sudah rusak.

2. Cek jalur bagian IC PA dan Antena switch.

3. Gunakan power supply, saat ponsel anda masih dalam keadaan mati (off) maka lihatlah jarum ampere pada power supply tidak akan bergerak. Namun pada saat menyalakan ponsel dan melakukan panggilan dengan ponsel, maka akan dilihat jarum ampere menunjukkan angka diatas 400 mili ampere, sedangkan angka normal pada saat ponsel melakukan panggilan adalah di bawah angka 400 mili ampere.

4. Amati nomor seri IC tersebut apakah sesuai sesuai dengan type ponsel.

5. Angkat IC PA dan analisa kondisi dari kaki IC tersebut.

6. Lakukan penggantian pada IC PA.

7. Setelah itu lakukan pemeriksaan dan pengujian ulang pada ponsel seperti cara diatas, apabila sekarang hasil dari jarum ampere berada di bawah nilai 400 mili ampere maka ponsel sudah dalam keadaan baik.

8. Nyalakan ponsel, maka ponsel akan berfungsi dengan normal.

semoga bisa membantu...

0 comments:

Posting Komentar